Ekonomi Amerika sedang krisis. Banyak perusahaan yang bangkrut, eh tapi kok dolar AS malah menguat ya. Di thailand , nilai tukar USD ke baht naik 2-3 point, di indonesia, USD sudah mencapai Rp. 10.600 , kok bisa ya, lagi krisis dolar menguat, padahal dulu di tahun 1997, Indonesia krisis, rupiah ancur gak karu2an. Menurut analisis koran, USD menguat karena perusahaan amerika bangkrut, mereka banyak membutuhkan dolar untuk menyelamatkan perusahaannya, ditariklah dolar dari seluruh dunia kembali ke amerika. Jadi dolar menguat. Itu satu. Yang kedua, banyak perusahaan amerika lagi di obral murah ke investor, jadi buat beli perusahaan itu dibutuhkan dollar. Itu hanya sekelumit cerita yang ditulis ahli ekonomi di koran, gak tau benar apa enggak.
Nah minggu ini saya sudah merasakan dampaknya. Saya pergi ke bank untuk mentransfer uang ke indonesia, petugas bank bilang kalau saya transfer uang dari rupiah ke baht kurs-nya 1 baht = 274 rupiah. Saya lihat di bank, nilai tukar 1 dolar ke baht = 35. Jadi kalau uang baht saya tukarkan dulu ke dolar, bru ditransfer ke rupiah, kursnya menjadi Rp. 10.600/35, sama dengan kira2 301 rupiah per baht.
Jadi beda 25 point dari tiap baht yang ditukarkan. Kalau nukerin 1000, udah rugi 25.000, kalau 10.000 udah rugi 250.000 cuma karena itu doang… Wah…untung saya ngitung2 dulu..kalau nggak bisa rugi bandar nih…. cuma karena selisih kurs….
Hikmahnya, kalau mau nukerin duit.coba utak atik dulu… mana yg lebih untung….kadang2 yang sekali konversi belum tentu untung dengan berkali2 konversi… hmm… pantes ya..ada orng yang untung dan buntung bermain valas….
OK ..gitu dulu ceritanya…
