Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

Damnoek Saduak

Damnoek Saduak Floating Market

Pagi menjelang….suara burung yang bersahut2an diiringi dengan keriuhan perahu tempel yang membelah sungai Bangnai membuat saya terjaga dari lelap. pagi yang segar terasa begitu damai ketika saya melangkah kan kaki ke luar cottage, diluar pesona alam yang indah sudah menunggu, ternyata pemandangan di pinggir sungai ini bagus juga..karena semalam saya tidak begitu jelas melihatnya…..bunga2 bermekaran di sepanjang sungai diiringi dengan pepohonona yang hijau… beberapa ekor angsa tampak sibuk berkejaran mencari makan di tengah sungai…. Sungai Bangnai rupanya merupakan urat nadi perekonomian juag.. terlihat banyak perahu tempel lalu lalang membawa hasil kebun…. setelah menikmati segarnya pagi, kami pun ditawarkan sarapan…sup udang dan cumi dicampur jamur dan nasi terasa lebih dari cukup untuk mengganjal perut di pagi itu……

Makan selesai..kami pun segera berkemas…. tujuannya sekarang ini adalah Pasar Apung Damnoek Saduak. Yaa.. berhubung kemarin belum puas, rekanku dari thai kemblai mengajak untuk melihat satu pasar apung lagi. Pasar apung ini tidak terlalu jauh dari tempat kami menginap semula… dan ternyata memang lebih besar Damnoek Saduakdan menarik… terdapat beberapa kanal yang selebar kurang lebih 5-6 meter dan cukup panjang dan berbelok2, di sepanjang kanal banyak perahu-perahu yang menjual hasil bumi.. namun ada juga kios permanen di pinggi kanal yang biasanya berjualan cendra mata…. untuk menyusuri pasar ini dapat menyewa perahu dengan harga 300 baht per orang. Jika ingin berbelanja atau menawar tinggal bilang kepada nakhoda [erhau dan dia akan memberi kita kesempatan untuk bertransaksi. pengunjungnya cukup banyak, mulai dari warga thai asli hingga turis dari mancanegara……. kadang2 di salah satu simpul atau persimpangan bisa terjadi juga kemacetan jalan seperti di darat.

Kurang lebih setengah jam menyusuri kanal ini kami kembali ke darat, sekali lagi aku acungi jempol buat pemerintah thailand dalam mempromosikan pariwisatanya, pasar apung kayak gini aja bisa menyedot turis dari mancanegara.. Jika dibandingkan dengan pasart terapung di sungai musi, barito atau sungai2 besar lainnya di indonesia, ini jelas tidak ada apa2nya…namun kenapa di indonesia jarang turisnya?…. ya karena tidak ada promosi dan infrastruktur penunjangnya.

Setelah mengaso sejenak, kamipun segera berkemas dan kembali ke bangkok.