<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Jalan Jalan &#38; Belanja Ke Bangkok Thailand</title>
	<atom:link href="http://adehendra.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adehendra.com</link>
	<description>Parade Ide-Ide Ade &#124; My Personal Opinion</description>
	<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 03:26:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
	<image>
<link>http://adehendra.com</link>
<url>http://adehendra.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-70.ico</url>
<title>Jalan Jalan &amp; Belanja Ke Bangkok Thailand</title>
</image>
		<item>
		<title>Layanan Pesan / Booking Hotel</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/11/layanan-pesan-booking-hotel/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/11/layanan-pesan-booking-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<category><![CDATA[booking]]></category>

		<category><![CDATA[hotel]]></category>

		<category><![CDATA[murah]]></category>

		<category><![CDATA[pesan]]></category>

		<category><![CDATA[Phuket]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi layanan dari adehendra.com, pemesanan hotel bisa dilakukan via situs ini. Lihat kotak berwarna kuning di sebelah kiri, pilih langsung hotel sesuai tanggal kedatangan anda. Layanan ini disediakan oleh adehendra.com bekerja samadengan agoda.
Apa saja yang bisa anda dapatkan :
1. Bisa booking hotel di real time di seluruh dunia.
2. Dapatkan jaminan harga terendah dari Agoda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi layanan dari adehendra.com, pemesanan hotel bisa dilakukan via situs ini. Lihat kotak berwarna kuning di sebelah kiri, pilih langsung hotel sesuai tanggal kedatangan anda. Layanan ini disediakan oleh adehendra.com bekerja samadengan agoda.</p>
<p>Apa saja yang bisa anda dapatkan :</p>
<p>1. Bisa booking hotel di real time di seluruh dunia.</p>
<p>2. Dapatkan jaminan harga terendah dari Agoda, partner hotel kami.</p>
<p>3. Nikmati kesempatan mendapatkan diskon hingga 60%.</p>
<p>4. Bisa dibayar dengan kartu kredit atau paypal.</p>
<p>Semoga fasilitas ini bisa menambah kenyamanan liburan anda.</p>
<p>Paypal sangat disarankan dalam untuk kenyamanan dan keamanan belanja online , karena anda tidak harus membagi data kartu kredit anda setiap kali berbelanja di internet.</p>
<p>Bagi yang belum mempunyai account paypal, <a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=9CDU9ZZXV7MUA">silahkan buat account paypal disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/11/layanan-pesan-booking-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Paket Tour Wisata Bangkok Thailand</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/10/paket-tour-wisata-bangkok-thailand/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/10/paket-tour-wisata-bangkok-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 15:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Paket Tour Wisata Bangkok Thailand]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<category><![CDATA[paket]]></category>

		<category><![CDATA[Thailand]]></category>

		<category><![CDATA[tour]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Booking Paket Tour Wisata Bangkok Thailand
Banyak cara berkunjung ke Bangkok, Thailand dari Tanah Air. Paket Tour dan Wisata adalah salah satu jalan. Kelebihan ikut tour adalah kita tinggal siap berangkat dan tidak memusingkan akomodasi, transportasi dan itinerary perjalanan, tinggal ikut dan menikmati. Namun ada juga kekurangannya, waktu yang ketat dan tidak fleksibel, tidak bisa customize, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Booking <a href="http://adehendra.com/tanya-travel-ke-thailand/">Paket Tour Wisata Bangkok</a> Thailand</p>
<p>Banyak cara berkunjung ke Bangkok, Thailand dari Tanah Air. Paket Tour dan Wisata adalah salah satu jalan. Kelebihan ikut tour adalah kita tinggal siap berangkat dan tidak memusingkan akomodasi, transportasi dan itinerary perjalanan, tinggal ikut dan menikmati. Namun ada juga kekurangannya, waktu yang ketat dan tidak fleksibel, tidak bisa customize, dan butuh biaya yang mungkin lebih mahal.</p>
<p>Bagi anda yang ingin lebih bebas dan fleksible dalam memilih paket tour dan wisata, tapi juga tidak mau terlalu dipusingkan dengan akomodasi dan transportasi,mungkin solusi ini patut dipertimbangkan. Apa itu? Hanya mengambil paket tour di Bangkok Thailand saja.</p>
<p>Tiket pesawat, bisa membeli sendiri di airasia.com, untuk hotel, banyak hotel yang bisa dibooking lewat internet. Untuk paket tour dan wisata, juga bisa dibooking lewat internet. Jika anda tertarik dengan <a title="Paket tour wisata" href="http://adehendra.com/tanya-travel-ke-thailand/">paket tour dan wisata di bangkok</a>, silahkan isi <a href="http://adehendra.com/tanya-travel-ke-thailand/">form pertanyaan</a> dan akan dibalas secepatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/10/paket-tour-wisata-bangkok-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>7 Eleven : Penguasa Minimarket Bangkok</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/10/7-eleven-penguasa-minimarket-bangkok/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/10/7-eleven-penguasa-minimarket-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 09:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General Info]]></category>

		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<category><![CDATA[7 Eleven]]></category>

		<category><![CDATA[minimarket]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Siapa tidak kenal Indomart dan Alfamart? Di Indonesia , outlet dua raja minimarket selalu ada hampir di setiap persimpangan jalan, di pasar, komplek ruko atau tempat - tempat strategis lainnya. Di Bangkok, siapa penguasa toko retail ini? dia adalah 7 Eleven, outlet perusahaan asal jepang ini bertebaran di setiap sudut kota Bangkok, dan buka 24 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa tidak kenal Indomart dan Alfamart? Di Indonesia , outlet dua raja minimarket selalu ada hampir di setiap persimpangan jalan, di pasar, komplek ruko atau tempat - tempat strategis lainnya. Di Bangkok, siapa penguasa toko retail ini? dia adalah 7 Eleven, outlet perusahaan asal jepang ini bertebaran di setiap sudut kota Bangkok, dan buka 24 Jam.</p>
<p>Apa saja yang di jual, item yang dijual sangat lengkap,  hampir sama dengan di Indomaret atau Alfamart, cuma ada tambahan mesin pembuat minauman, seperti kopi, teh dan sebagainya, dan juga menyediakan burger yang siap santap.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/10/7-eleven-penguasa-minimarket-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tesco Lotus : Penguasa Hypermarket di Bangkok</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/10/tesco-lotus-penguasa-hypermarket-di-bangkok/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/10/tesco-lotus-penguasa-hypermarket-di-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 09:25:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[General Info]]></category>

		<category><![CDATA[Pasar di Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Retail]]></category>

		<category><![CDATA[belanja di bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[hypermarket]]></category>

		<category><![CDATA[mini market]]></category>

		<category><![CDATA[Pasar]]></category>

		<category><![CDATA[super market]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Kalau di Indonesia,  ada tiga besar  hypermarket yang mendominasi, Carrefour, Hypermart dan Giant. Di luar tiga besar itu mungkin masih ada yang lain seperti Makro, Farmer Markets, dan lain lain.  Di Thailand, terutama di Bangkok, hypermarket didominasi oleh perusahaan asal Inggris , Tesco Lotus&#8230;, kalau di Indoenesia yang ini belum ada yah&#8230;  . Mereka ada dimana-mana, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau di Indonesia,  ada tiga besar  hypermarket yang mendominasi, Carrefour, Hypermart dan Giant. Di luar tiga besar itu mungkin masih ada yang lain seperti Makro, Farmer Markets, dan lain lain.  Di Thailand, terutama di Bangkok, hypermarket didominasi oleh perusahaan asal Inggris , Tesco Lotus&#8230;, kalau di Indoenesia yang ini belum ada yah&#8230; <img src='http://adehendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Mereka ada dimana-mana, mulai dari Bangkok hingga ke kota kota propinsi. Saingannya yang paling kuat adalah Carrefour, meskipun mulai berkembang cukup cepat, namun jumlah outlet Carrefour masih kalah dibandingkan Tesco Lotus, ada juga Makro dan Tops.</p>
<p>Ada yang menarik kalau kita berbelanja di hypermarket di negeri ini, yaitu jumlah security atau satpam yang bertugas di depan pintu masuk atau pun pintu keluar dekat kasir. Kalau di Indonesia, jumlah securitynya cukup banyak yang mengawasi setiap pembeli yang lalu lalang, bahkan kadang-kadang kita dibuat kesal dengan tingkahnya yang kadang over acting, apalagi kalau alarm pemantau berbunyi.</p>
<p>Di Thailand, tidak ada security yang berjaga di depan pintu atau kasir, mereka hanya standby di posisinya dan jumlahnya juga satu atau dua orang.  Memang ada alarm pemantau untuk pencegahan, namun kalau kita sudah membayar di kasir dan alarm pemantau berbunyi, tidak ada sekuriti yang mendekat untuk memeriksa, kita dengan bebas pergi karena terlihat sudah membayar. Di Supermarket Tops lebih ekstrim lagi, tidak semua counter jualan mereka dikurung oleh ruangan dan kasir, ada counter yang terbuka, dan kalau gampang sekali kalau mau ada yang mencuri, tapi sepertinya aman-aman saja, karena sampai sekarang desainnya tidak diubah.</p>
<p>Apa korelasi jumlah sekuriti dengan keamanan? Para pengelola tentu sudha belajar dari pengalaman, jika jumlha pengaman tidak ketat, berarti selama ini kasus pencurian yang terjadi sangat rendah atau tidak ada.</p>
<p>Salam hangat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/10/tesco-lotus-penguasa-hypermarket-di-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Masih cerita tentang taksi</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/masih-cerita-tentang-taksi/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/masih-cerita-tentang-taksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 09:14:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Taksi di Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Transportasi di Bangkok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun secara umum, sopir taksi di bangkok sangat bersahabat, bukan berarti tidak ada yang nakal. Perlakuan ini biasanya diterima para turis yang tidak naik di tempat pangkalan taksi resmi, salah satu contohnya adalah tidak mau memakai argometer. Untuk jarak dekat biasanya mereka menawarkan harga dua kali lipat dibandingkan memakai argo resmi. Kejadian-kejadian ini biasanya terjadi di jam-jam sibuk , [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun secara umum, sopir taksi di bangkok sangat bersahabat, bukan berarti tidak ada yang nakal. Perlakuan ini biasanya diterima para turis yang tidak naik di tempat pangkalan taksi resmi, salah satu contohnya adalah tidak mau memakai argometer. Untuk jarak dekat biasanya mereka menawarkan harga dua kali lipat dibandingkan memakai argo resmi. Kejadian-kejadian ini biasanya terjadi di jam-jam sibuk , seperti jam 4 hingga 6 sore, dimana banyak orang pulang kantor dan susah mendapatkan taksi. begitu juga di kala hujan deras, sulit mendaptkan taksi yang mau memakai argometer.</p>
<p>Salah satu tempat yang paling menjengkelkan dalam mencari taksi adalah Suan Lum Night Bazaar. Dalam beberapa kali saya kesana dan mencari taksi buat pulang, tidak ada taksi tidak mau pakai argo, dan harga yang ditawarkan bisa 3 kali lipat dari harga normal argo. Terlebih lagi , sopir taksi kebanyakan supir tembak dan rata-rata bicaranya juga kurang mengenakkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/masih-cerita-tentang-taksi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi lagi tentang taksi di bangkok</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/lagi-lagi-tentang-taksi-di-bangkok/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/lagi-lagi-tentang-taksi-di-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 09:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Taksi di Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Transportasi di Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[taksi]]></category>

		<category><![CDATA[transportasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Di bangkok, taksi merupakan kendaraan vital terutama bagi para turis. meskipun ada Skytrain dan Subway, tidak semua rute dilewati oleh angkutan massal anti macet tersebut. Secara umum, taksi di bangkok memakai mobil corolla altis, meskipun ada dalam jumah kecil yang memakai mitsubishi lacer, nissan sunny dan toyota innova. Dilihat dari merek mobil yang dipakai, secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bangkok, taksi merupakan kendaraan vital terutama bagi para turis. meskipun ada Skytrain dan Subway, tidak semua rute dilewati oleh angkutan massal anti macet tersebut. Secara umum, taksi di bangkok memakai mobil corolla altis, meskipun ada dalam jumah kecil yang memakai mitsubishi lacer, nissan sunny dan toyota innova. Dilihat dari merek mobil yang dipakai, secara umum taksi di bangkok nyaman untuk digunakan.</p>
<p>Bahan bakar gas yang digunakan membuat biaya naik taksi menjadi terjangkau. Tarif buka pintu 35 baht (Rp. 10 rb). dilanjutkan dengan tambahan 2 baht (Rp. 600) per kilometer. Jadi rata-rata ongkos yang dikeluarkan untuk taksi di dalam kota, tidak akan lebih dari 100 baht.</p>
<p>Apalagi ada karakteristik unik dari pengemudi taksi ini. Jika di jakarta banyak pengemudi taksi yang enggan untuk mengangkut penumpang jarak dekat, hal itu tidak berlaku di bangkok. Para sopir taksi lebih senang dengan penumpang jarak dekat 1- 3 km.  Semakin dekat, semakin baik, dan mereka lebih suka menunggu penumpang di pangkalan taksi, seperti di mall, hotel, atau apartemen. Ada memang alasan spesifik di balik itu. Dengan jarak dekat, paling tidak mereka bisa mengantongi 40 baht. Bisa kembali ke pangkalan untuk antri mendapatka pnumpang berikutnya. Irit bahan bakar, waktunya cepat dan tidak terkena macet.</p>
<p>Bandingkan dengan rute jarak jauh, sudah lama, macet, boros dan paling mahal argo yang didapatkan rata-rata 100 baht.</p>
<p>Jadi jangan ragu untuk naik taksi di bangkok, meskipun tujuan anda sangat dekat, sopir taksi dengan senang hati melayani anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/lagi-lagi-tentang-taksi-di-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lalu Lintas di Bangkok</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/lalu-lintas-di-bangkok/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/lalu-lintas-di-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 06:52:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lalu Lintas Bangkok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu hal unik lagi di jalan raya bangkok dan sekitarnya. Unik tapi menjengkelkan bagi pengendara lain. Jika ada tabrakan dan tidak ada pihak yang mengaku bersalah, maka mobil yang terlibat accident tidak akan dipinggirkan sampai petugas asuransi atau polisi tiba. Meskipun posisi mobil ada di tengah jalan dan menghambat pengendara lain, yang tentu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada satu hal unik lagi di jalan raya bangkok dan sekitarnya. Unik tapi menjengkelkan bagi pengendara lain. Jika ada tabrakan dan tidak ada pihak yang mengaku bersalah, maka mobil yang terlibat accident tidak akan dipinggirkan sampai petugas asuransi atau polisi tiba. Meskipun posisi mobil ada di tengah jalan dan menghambat pengendara lain, yang tentu saja membua kemacetan yan sangat parah, apalagi jika terjadi di tengah kota dan pada jam-jam sibuk.</p>
<p>Saya terkesan dengan kesabaran orang-orang thailand untuk menerima kondisi itu. Jika kondisi ini terjadi di jakarta, barangkali mobil sudah ditimpuki dan disumpahi para pengendara lain yang terimbas kemacetan.</p>
<p>Untuk masalah kedisiplinan berkendara, tabiat pengemudi di bangkok dan jakarta hampir sama. Apalagi pengemudi angkutan umum dan tuk tuk, sering mengemudi kencang, ugal-ugalan, dan tidak mau mengalah. Pernah suatu kali teman saya naik Tuk-Tuk yang berjalan sangat kencang, dia meminta sopir tuk-tuk untuk lebih berhati-hati. Dengan santainya sang sopir berkata &#8220;Kalau mau hati-hati, tarifnya naik dua kali lipat <img src='http://adehendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8220;.</p>
<p>Tapi ada sedikit yang beda dengan jakarta, yaitu bunyi klakson. Semacet-macetnya jalan, sekesal-kesalnya di jalan, hampir tidak pernah ada bunyi klakson dari para pengemudi.</p>
<p>Ya, itulah sekelumit kisah dari jalan raya Bangkok.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/lalu-lintas-di-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>“If Life Is So Short….”</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/%e2%80%9cif-life-is-so-short%e2%80%a6%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/%e2%80%9cif-life-is-so-short%e2%80%a6%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 03:21:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan Jalan Murah]]></category>

		<category><![CDATA[Kisah Inspirasi]]></category>

		<category><![CDATA[Travel Hemat]]></category>

		<category><![CDATA[eropa]]></category>

		<category><![CDATA[paket wisata]]></category>

		<category><![CDATA[tips tarvael]]></category>

		<category><![CDATA[tour leader]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Berikut tulisan yang sangat inspiratif dari Pak Agung Basuki, pengeloal travel hemat. Mas Agung, ijin mengutip ya. 

“If Life Is So Short….”
Oleh Agung Basuki TravelHemat.com 
Saya pertama kali bertemu dengan Charles dan Linda Graham saat pasangan asal Amerika itu ikut serta dalam rombongan tur ke Eropa Barat yang saya pimpin, kira-kira 14 tahun yang lalu. Ketika itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Berikut tulisan yang sangat inspiratif dari Pak Agung Basuki, pengeloal travel hemat. Mas Agung, ijin mengutip ya. </span></p>
<h1 style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"></h1>
<h1 style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"><span style="color: #808000;"><strong>“<span style="font-family: Verdana,sans-serif;">If Life Is So Short….”</span></strong></span></h1>
<p style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"><span style="color: #800000;"><strong><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Oleh Agung Basuki <a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">TravelHemat.com</a> </span></strong></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><strong></strong><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Saya pertama kali bertemu dengan Charles dan Linda Graham saat pasangan asal Amerika itu ikut serta dalam rombongan <a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">tur ke Eropa Barat</a> yang saya pimpin, kira-kira 14 tahun yang lalu. Ketika itu mereka mengadakan perjalanan dalam rangka memperingati ulangtahun emas perkawinan mereka. Saya banyak berkomunikasi dengan mereka sebab mereka duduk di baris pertama pada bus yang kami kendarai sepanjang perjalanan, tepat di belakang bangku tempat duduk saya.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Selama 14 hari perjalanan mengunjungi 9 kota di 5 negara, pasangan yang sudah berusia lebih dari 70 tahun itu kerap menjadi perhatian saya. Bukan karena saya mengkhawatirkan kondisi fisik mereka yang mungkin kelelahan akibat perjalanan panjang, karena untuk ukuran kebanyakan orang seusianya, mereka tergolong cukup sehat dan lincah. Yang saya perhatikan justru bagaimana mereka tampak begitu menikmati setiap momen dalam perjalanan tersebut. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">‘<span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Pengamatan’ yang saya lakukan secara sembunyi-sembunyi terhadap mereka –entah dengan mencuri pandang melalui kaca spion bus yang kebetulan mengarah langsung pada mereka, atau memperhatikan bagaimana mereka berunding untuk menentukan mau pergi ke mana ketika acara bebas—membuat saya melihat ada sesuatu yang ‘berbeda’ diantara keduanya dibandingkan para peserta lain. Keduanya tampak sangat ceria, yang terpancar jelas dari raut wajah mereka yang sudah dipenuhi keriput. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Rasa penasaran saya atas pasangan Charles dan Linda belum sempat terjawab ketika perjalanan yang kami lakukan sudah harus berakhir. Seluruh rombongan berpisah untuk kembali ke tempat tinggal masing-masing, sementara saya melanjutkan hidup saya seperti biasa. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Setahun berikutnya, ketika ditugaskan untuk memimpin sebuah <a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra">rombongan tur ke Eropa Timur</a>, secara tak sengaja saya bertemu lagi dengan Charles dan Linda yang ternyata juga ikut serta dalam rombongan tur yang saya pimpin saat itu. Kali ini mereka melakukan perjalanan untuk merayakan ulangtahun perkawinan yang ke-51. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Lantaran sudah saling kenal sebelumnya, kami menjadi cepat akrab. Sebenarnya, saat itu saya hanyalah seorang tur leader pengganti lantaran tur leader yang seharusnya memimpin perjalanan tersebut mendadak jatuh sakit. Di awal perjalanan, saya berterus terang kepada para peserta tur bahwa saya kurang familiar dengan rute perjalanan kali ini. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Di luar dugaan, Charles secara diam-diam berbicara banyak tentang saya kepada para peserta tur lainnya berdasarkan pengalaman yang dialaminya saat ikut serta dalam rombongan tur yang saya pimpin setahun sebelumnya. Tentang bagaimana saya sudah <strong><a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">menjadi tur leader</a></strong> yang menurut dia sangat baik dan caring serta berbagai hal-hal positif lainnya. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Berkat dia pulalah, sebagian besar peserta tur jadi memiliki penilaian positif terhadap saya. Konsekuensinya, saya jadi lebih tertantang untuk berbuat semaksimal mungkin, memberikan kualitas layanan yang terbaik dan memuaskan. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Pengalaman memimpin grup tur ke <a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra">Eropa Timur</a> saat itu adalah awal perjalanan karir saya sebagai seorang <a href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra">tur leader</a>, namun justru di saat saya merasa banyak kemungkinan untuk melakukan kesalahan karena minimnya ‘jam terbang’ dan penguasaan medan, hampir seluruh peserta tur malah memberikan dukungan positif atas apa yang saya lakukan saat itu sehingga saya merasakan situasi yang nyaman sepanjang perjalanan tersebut. Dan semua itu disebabkan karena berbagai pernyataan positif yang disampaikan oleh Charles. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">“<span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Hidup ini terlalu singkat untuk dijalani, kalau bisa membuatnya lebih indah, kenapa harus dijalani dengan airmata. Kalau bisa memotivasi orang lain dengan pujian, mengapa kita harus menyampaikannya dengan celaan?” demikian kata Linda saat saya menyampaikan terimakasih atas ‘promosi’ yang dilakukan suaminya untuk saya. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Prinsip <em>life is too short</em> yang dianut oleh Charles dan Linda itu membuat saya merenung tentang makna hidup yang sudah saya jalani saat ini. Usia pernikahan yang mereka jalani hingga sanggup mencapai angka di atas 50 tahun adalah suatu hal yang langka, dan menurut saya perjalanan hidup mengarungi kehidupan selama 70 tahun lebih bukanlah waktu yang singkat pula. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">“<span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Kita tidak pernah tahu kapan hidup ini bakal berakhir, kapan saat terakhir kita bakal bertemu dengan orang yang kita kasihi. Bisa saja besok saya atau kamu dipanggil Tuhan, dan alangkah menyesalnya kita ketika menyadari betapa banyak hal yang sebenarnya ingin kita capai, ternyata tidak pernah terwujudkan. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Jika setiap saat kita berpikir bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dijalani, maka kita akan termotivasi untuk memberikan makna terbaik pada hari-hari yang kita jalani saat ini,” demikian ungkap Charles panjang lebar. “Dan jika pada kenyataannya kita diberi anugerah untuk menjalani hidup ini lebih lama, bukankah hari-hari yang sudah kita lalui bakal menjadi rangkaian kenangan nan indah? </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Selama kehidupan pernikahan kami, rasanya kami tidak sempat meributkan hal-hal kecil karena waktu kami telah tersita dengan pemikiran bagaimana mengisi hari-hari ‘pendek’ kami dengan sebaik mungkin.”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Perkataan Charles dan Linda itu terus melekat di benak saya hingga kini. Prinsip hidup yang mereka anut telah berhasil mempengaruhi jalan pemikiran saya, sehingga sejak saat itu saya menjalani kehidupan dengan lebih bersemangat.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Ketika menikah beberapa tahun yang lalu, saya bersama istri juga telah bersepakat untuk menjalani kehidupan ini dengan prinsip ‘life is so short’. Setiap saat kami selalu berpikir bagaimana caranya agar mengisi hari-hari kami dengan sebaik mungkin. Peringatan hari ulang tahun saya dan istri, maupun ulangtahun pernikahan, kami menjadi ajang untuk introspeksi tentang hari-hari yang telah kami lewati bersama, sekaligus merencanakan apa yang akan kami lakukan untuk kurun waktu setahun ke depan. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Kami menjadi lebih ekspresif dalam mengungkapkan isi hati dan perasaan masing-masing dan tidak ragu-ragu untuk saling mempersembahkan yang terbaik dan berupaya untuk saling membahagiakan satu sama lain. Setiap kali ada konflik yang terjadi, kami berupaya untuk menyelesaikannya dengan sesegera mungkin.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Banyak orang yang mengatakan bahwa kehidupan rumah tangga yang kami jalani barulah ‘seumur jagung’, sehingga saat ini kami baru menikmati yang manis-manis saja. Memang benar, selama hampir dua tahun kehidupan pernikahan kami, hampir bisa dipastikan kami jarang bertengkar. Perselisihan memang ada, namun kami berdua senantiasa mengupayakannya agar persoalan yang kami hadapi tidak melebar dan meluas ke mana-mana. <em>“If you can make it simple, why make it hard?”</em>, begitu kata Linda.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Apabila setiap saat kami mempertahankan prinsip yang sama dalam menjalani hidup ini, dan ketika nantinya kami dikaruniakan umur panjang untuk bisa merayakan ulangtahun pernikahan yang ke-10, 20, 30 atau bahkan yang ke-50 seperti Charles dan Linda, wow…. betapa bernilainya hari-hari yang telah kami jalani selama ini, dan betapa banyak kenangan indah yang telah terukir sepanjang kehidupan ini.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Dan kalaupun toh kami tidak dikaruniakan usia yang panjang, setidaknya kami berdua sudah pernah melewati hari-hari yang indah bersama-sama.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat kiriman surat dari Linda (kami memang sering saling berkirim surat semenjak pertemuan kami di Eropa bertahun-tahun lalu). Di suratnya Linda menceritakan bahwa Charles telah meninggal dunia, beberapa saat setelah peringatan ulangtahun pernikahan mereka yang ke-62. Herannya, saya tidak menangkap kesan kesedihan di dalam suratnya tersebut. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Bahkan dia mengatakan bahwa mereka berdua sudah sejak lama bersiap menghadapi momen perpisahan yang tak mungkin terelakkan oleh manusia manapun di dunia ini. Linda mengungkapkan bagaimana beruntungnya mereka bisa melewati saat kebersamaan yang panjang, dan bersyukur atas begitu banyak peristiwa yang boleh mereka jalani berdua. Dan ketika memang ‘saat’ itu tiba, yang terungkap justru rasa syukur karena telah diberi banyak kesempatan untuk menjalani hari demi hari bersama dengan orang yang dicintainya. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><em>When you think your life is so short and when you always keep trying to fill up your days with cheers and laughter; someday you’ll be amazed, how many great moments you’ve been through in your lifetime.</em> Itulah kalimat penutup yang ditulis Linda Graham dalam surat terakhir yang dikirimkannya pada saya. </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/%e2%80%9cif-life-is-so-short%e2%80%a6%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Travel Hemat : Tips Jalan-jalan dengan biaya rendah</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/travel-hemat-tips-jalan-jalan-dengan-biaya-rendah/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/travel-hemat-tips-jalan-jalan-dengan-biaya-rendah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 03:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Travel Hemat]]></category>

		<category><![CDATA[backpackers]]></category>

		<category><![CDATA[Jalan Jalan Murah]]></category>

		<category><![CDATA[low budget]]></category>

		<category><![CDATA[tips jalan hemat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Dari umpan balik yang dilakukan oleh para pembaca blog saya ini, baik yang dikirim via form ataupun via comment, kebanyakan topik yang ditanyakan adalah tips-tips melakukan perjalanan ke bangkok dengan budget yang pas. Untuk beberapa hal saya bisa jawab, tapi tentu tidak semua karena saya belum pernah menjalani semua.
Bagi anda yang masih penasaran dengan tips-tips [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari umpan balik yang dilakukan oleh para pembaca blog saya ini, baik yang dikirim via form ataupun via comment, kebanyakan topik yang ditanyakan adalah tips-tips melakukan perjalanan ke bangkok dengan budget yang pas. Untuk beberapa hal saya bisa jawab, tapi tentu tidak semua karena saya belum pernah menjalani semua.</p>
<p>Bagi anda yang masih penasaran dengan tips-tips jalan-jalan murah, atau bagi yang mau jadi backpakers, berikut saya rekomendasikan <a href="http://adehendra.com/?cat=31" target="_blank">kembali </a>sebuah buku yang berbentuk ebook dari <a title="Travel Hemat" href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">TravelHemat</a>.</p>
<p>Buku karya rekan saya, Pak Agung Basuki begitu cepat berkembang dalam waktu singkat. Dimulai dari edisi <a title="Travel Hemat" href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">TravelHemat</a> seri Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok. Sekarang sudah berkembang dengan terbitnya ebook edisi, Eropa, Italy, Paris, Swiss, Australia, dan China. Pak Agung Basuki sendiri adalah expert di bidang wisata dan telah berkeliling dunia, jadi apa yang ditulis dibuku tersebut bukan merupakan hasil karangan semata, tetapi adalah hasil pengalaman beliau dalam berkelana ke seluruh dunia. dapatkan Ebook <a title="Travel Hemat" href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">TravelHemat</a>  Sekarang juga <a title="Travel Hemat" href="http://www.travelhemat.com/?id=milahendra" target="_blank">disini</a> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/travel-hemat-tips-jalan-jalan-dengan-biaya-rendah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bangkok Musim Hujan</title>
		<link>http://adehendra.com/2009/09/bangkok-musim-hujan/</link>
		<comments>http://adehendra.com/2009/09/bangkok-musim-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 02:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cuaca Bangkok]]></category>

		<category><![CDATA[angin]]></category>

		<category><![CDATA[cuaca]]></category>

		<category><![CDATA[hujan]]></category>

		<category><![CDATA[Thailand]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adehendra.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[September Ceria, begitulah tag yang banyak dilontarkan orang ketika mulai september  mulai datang. Tapi bagi anda yang sedang mempersiapkan perjalanan ke Thailand dan sekitarnya pada bulan ini, tampaknya harus siap menghadapi cuaca yang kurang bersahabat. Ya, Hujan deras, angin kencang, petir dan kilat yang menggelegar menjadi pemandangan yang rutin setiap hari di awal bulan september [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>September Ceria, begitulah tag yang banyak dilontarkan orang ketika mulai september  mulai datang. Tapi bagi anda yang sedang mempersiapkan perjalanan ke Thailand dan sekitarnya pada bulan ini, tampaknya harus siap menghadapi cuaca yang kurang bersahabat. Ya, Hujan deras, angin kencang, petir dan kilat yang menggelegar menjadi pemandangan yang rutin setiap hari di awal bulan september ini. Kalaupun tidak hujan, mendung pun dengan setia menggelayut di kota Bangkok.</p>
<p>Efeknya bagi para wisatawan? Jelasnya tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan anda, dan yang kedua, seperti di Jakarta di waktu hujan, bangkok juga super macet..cet&#8230; Susah bergerak, kadang-kadang bisa tertahan lebih dari dua jam.</p>
<p>Ada pemandangan unik yang baru saya temukan di Thailand ini, yaitu area hujan yang batasnya sangat terkotak-kotak dan jelas. Misalnya saya berdiri di suatu tempat yang cerah di satu sisi, kira-kira 500 meter dari saya berdiri hujan sangat lebat, dan terlihata awan hitam yang menggulung-gulung dengan batas yang sangat kontras. Ini jarang saya temui di Indonesia, dimana batas daerah hujan dan tidak hujan, tidak begitu kontras, pasti ada area abu-abu seperti gerimis yang memisahkan keduanya.</p>
<p>So, jika anda memang masih ada jadwal ke Bangkok di bulan, persiapankanlah alat alat di kala hujan, seperti payung dan jas hujan.</p>
<p>Cheerful September.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adehendra.com/2009/09/bangkok-musim-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
