Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

Phi Phi Islands

Phi Phi Islands Trip ( Part 2. End)

Setengah jam berlalu, kita pun berangkat menuju tempat berikutnya, James Bond Island dan Viking Cave, dan Monkey Island, dilanjutkan dengan Snorkeling di sekitar Monkey Island. Untuk snorkeling diberikan waktu sekitar 40 menit. Untuk keselamatan kita juga diberika pelampung. Luar biasa memang pemandangannya di kedalalam laut sekitar tiga sampai empat meter. Laut yang bening membuat mata leluasa melihat apa yang ada di bawah sana, terumbu karang berwarna-warni, Ikan ikan yang indah dan begitu jinak mendekat ketika kita memberikan makanan.

Tak terasa waktu empat puluh menit berlalu dengan cepat. Puas dengan snorkeling, perut sudah lapar dan minta diisi, perjalana dilanjutkan ke Pulau Phi Phi Don, salah satu pulau yang terbesar di kepulauan Phi-Phi. Di Pulau phi phi Don banyak hotel tempat menginap. Hanya beberapa menit waktu yang dibutuhkan mendarat di Phi Phi Don. Makan siang prasmanan telah menunggu. Menunya cukup variatif dan enak, dan yang paling penting halal, hampir semua pramusaji memakai kerudung karena komunitas muslim banyak yang tinggal di pulau ini.

Waktu makan siang sekitar satu jam, perjalanan pun dilanjutkan ke tujuan terakhir sebelum kembali ke Phuket, yaitu Pulau Khai. Pulau ini terletak di antara Phi Phi dan Phuket, dan dari Phi Phi Don ditempuh dalam waktu empat puluh lima menit.

Setibanya di Pulau Khai, langsung disuguhi pemandangan pasir putih dan laut yang jernih dan pantai berkarang. Ya, memang dua sisi dari pulau ini berbeda, terserah kita mau bermain dimana. Disini kita bisa kembali snorkeling di pantai yang putih, ikan-ikan lautnya pun cantik-cantik dan jinak-jinak. Bagi yang males berenang, bisa duduk sambil leyeh leyeh dengan menyewa kursi plus payung di pinggir pantai.

Satu jam di Pulau Khai rasanya cukup, matahari sudh condong ke horison barat, dan waktunya untuk kembali ke Phuket. Waktu tempuh Khai-Phuket cukup dua puluh menit saja. Kira-kira jam empat sore, kita kembali dengan selamat di dermaga Phuket. Tuntas sudah one day tour hari ini , cukup melelahkan tapi sangat puas

Sebagai penutup, satu hal yang dipertimbangkan adalah cuaca. Sebagaimana di wilayah laut lainnya, badai dan obak besar juga kerap melanda lautan ini terutama di bulan Mei-Oktober, tour bisa dibatalkan atau tidak menuju ke semua tempat jika cuaca buruk. Tertarik? Salah satu cara yang paling gampang adalah booking via air asia dengan direct flight dari jakarta. Tidak usah ke Bangkok dulu, karena akan lebih jauh perjalanannya.

Phi Phi Islands Trips

 Azan subuh terdengar berkumandang membuat mata yang terkantuk dibangunkan untuk memenuhi kewajiban kepada-Nya. Saya pun bangkit dari tidur pulas di hotel yang nyaman ini. Ketika jendela dibuka cuaca masih sedikit gelap dan samar samar terlihat semburat mentari pagi di balik pantai. Yes, finally, hari ini kami akan meluncur ke Phi Phi Islands yang katanya sangat indah dan sangat terkenal karena syuting film The Beach yang dibintangi Leonardo Di Caprio dilakukan di tempat ini. 

Phi Phi Islands sendiri merupakan pulau karang yang terletak kira-kira 40 km ke arah tenggara Phuket. Kepulauan ini sangat terkenal karena terumbu karangnya yang cantik, air lautnya yang jernih, dan biota lautnya yang menawan. 

Untuk menuju pulau ini ada banyak cara, memakai speed boat, perahu atau kapal ferry. Bisa naik angkutan ferry umum atau ikut paket tour. Bisa one day trip , atau menginap di beberapa hotel yang terdapat di pulau ini. Untuk kepraktisan, saya memilih one day tour dengan menggunakan speed boat. Untuk membooking tour, bisa dilakukan di internet atau kalau mau lebih murah bisa langsung di Phuket paling telat satu hari sebelum keberangkatan. Mencari paket tour sangat mudah, di Phuket banyak sekali agen-agen perjalanan yang menawarkan tour. Kita bisa menuju ke beberapa agen untuk mendapatkan harga yang termurah.

 Berapa harganya? Untuk tour dengan speed boat , harga di brosur sekitar 3000 baht / orang, untuk anak-anak di bawah 4 tahun gratis, di atas itu biasanya ada diskon. Namun harga 3000 baht biasanya berlaku untuk musim high season sekitar October- January, untuk bulan-bulan selain itu bisa ditawar setengahnya. Saya sendiri mendapatkan harga 1600 baht per orang dan anak dikasih gratis. Harga ini sudah termasuk jemput natar ke hotel, makan siang dan penyewaan peralatan snorkeling.

Jam 8.00, kami  pun dijemput ke hotel untuk menuju dermaga pemberangkatan. Speed bota bermesin tiga dan berkapasitas 30 penumpang dan terisi penuh pun sudah siap berangkat. Route pertama hari ini adalah menuju Maya Beach di Phi Phi islands yang ditempuh dalam waktu satu jam. Langit cerah dan gelombang lautan yang bersahabat membuat tour kami berlangsung dengan nyaman. Satu jam kemudian kami pun mendarat di Maya Beach sebagai pemberhentian pertama. Laut yang bening, pasir putih dan bukit karang sungguh sangat mempesona. Kita diberi kesempatan untuk menikmati Maya Beach sekitar 30 menit, kurang lama memang, tapi untuk one day tour masih banyak tempat yang harus dikunjungi. (Bersambung)

 

Maya Beach

Maya Beach

James Bond Islands

James Bond Islands

Maya Beach

Maya Beach

Snorkeling di Ph Phi

Snorkeling di Ph Phi

Phuket

Siang yang cerah dan cuaca sangat baik untuk penerbangan. Saya dan keluarga pun sudah stand by di Suwarnabhumi Airport untuk terbang menuju Phuket. Phuket merupakan tempat wisata yang sangat popular bagi turis asing di Thailand, dan karena itu pula saya jadi penasaran untuk mengunjungi Phuket. Tepat jam setengah tiga pesawat air asia yang kami tumpangi pun take off dengan mulus. Pesawat terisi hampir penuh dan mayoritas penumpangnya adalah turis asing.
Banyak sebenarnya maskapai yang melayani jalur Bangkok-Phuket, seperti Thai Airways, Bangkok Airways, One Two Go, belum lagi yang direct flight dari Negara lain. Untuk Air Asia sendiri, hampir setiap hari dan setiap jam ada penerbangan dari Bangkok ke Phuket. Selain itu banyak program promosi diskon di air asia jika kita memesan jauh-jauh hari.
Penerbangan kurang lebih selama sejam akhirnya dilalui dan kami pun mendarat di phuket airport yang berada persis di bibir pantai. Terminalnya tidak terlalu besar, namun panjang landasan bisa menampung pesawat besar seperti Boeing 747. Cuaca yang demikian cerah di Bangkok ternyata kebalikan di Phuket . Hujan gerimis pun menanti.

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya jemputan saya datang. Namanya Ali, dia direkomendasikan oleh teman saya yang sudah berkunjung ke Phuket sebelumnya (Nomor HP Ali. 66-840-626-101 , jika anda ingin memakai jasanya).  Kamipun meluncur menuju Ibis Hotel di Patong Beach. Jarak tempuh dari Phuket ke Patong sekitar 30 km dan ditempuh selama satu jam. Banyak pilihan taksi di Phuket, bisa menyewa jasa limo, ongkosnya sekitar 850 baht, atau juga bisa menggunakan taksi argo, mungkin ongkosnya sekitar 600-700 baht. Dengan Ali, saya membayar ongkos 550 baht. Sepanjang jalan Ali pun bercerita tentang Phuket dan mempromosikan tempat-tempat yang harus dikunjungi, dia fasih berbahasa Inggris. Ali seorang muslim, dan saya baru tahu kalau di phuket mayoritas penduduknya adalah muslim, dan memang sepanjang jalan saya melihat banyak mesjid dan muslimah yang berkerudung. Selain itu banyak dari penduduk yang fasih berbahasa melayu. Kontur Phuket sendiri merupakan gabungan antara pantai dan pegunungan, hingga tidak heran jika selama perjalanan dari bandara ke pantai patong banyak tanjakan dan turunan.

Sejam kemudian kami pun sampai di hotel. Setelah beristirahat sejenak, kegiatan berikutnya adalah menikmati sunset di Pantai Patong. Sebenarnya di Phuket sendiri banyak pantai-pantai yang dijadikan daerah tujuan wisata, antara lain Patong, Kamala, Bangtao, Kata, Karon, dan lain-lain. Namun yang paling ramai dan terkenal adalah Patong. Pantai ini dulu pernah remuk redam dihajar tsunami aceh tahun 2004 silam. Pantai Patong seperti pantai-pantai lainnya di Phuket berpasir putih dan berair laut biru hijau yang sangat jernih. Sangat cocok bagi yang ingin berjemur dan berenang. Ombaknya juga tidak terlalu besar.

Azan maghrib pun terdengar menggema di sela-sela matahari terbenam ke lautan. Serasa berada di kampung halaman. Perlahan-lahan mentari pun tenggelam di balik horizon. Setelah puas menikmati sunset dan berjalan menyusuri pantai, perut pun sudah mulai minta diisi. Banyak pilihan restoran terutama seafood di sepanjang pantai ini, dan bagi kebanyakan restorannya adalah halal. Saya pun menjatuhkan pilihan kepada salah satu restoran seafood pengunjungnya hampir penuh, kami pun dilayani dalam bahasa melayu. Banyak pilihan tersedia, mulai dari yang murah hingga mahal, mulai dari berbagai macam ikan, udang ,kepiting, cumi, lobster dan lain-lain dan semuanya masih fresh. Cuma dalam sekejap menu ikan dan udang yang tersedia di meja pun habis disantap. Untuk menu tersebut, bertiga hanya dicharge 320 baht. Tidak terlalu mahal kan?. Puas dan kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat dan menyimpan tenaga untuk perjalanan besok harinya menuju Phi-Phi Islands.