Para rekan, pembaca, pencari informasi tentang bangkok, thailand dan sekitarnya.
Sudah lama blog ini tidak terupdate, banyak pertanyaan dari para pembaca di kolom komentar yang belum terjawab. Mohon maaf untuk semua itu. Sekarang ini saya ingin menghilang sejenak dari hiruk pikuk dunia perblogan.
Emang ada kalanya kita berhenti sejenak di kala ide-ide mulai mampet, kreativitas menurun dan kebosanan mulai datang.
Dengan menyepi sejenak, diharapkan saya akan kembali lag menulis dengan ide baru dan memberikan info yang lebih baik lagi.
See you again……
Bangkok, Awal Maret 09.
Seperti kota kota besar lain dunia, Bangkok juga mempunyai kebun binatang, namanya Dusit Zoo, atau kalau dalam bahasa thailand disebut Khao Din. Lokasinya berada di di arah utara bangkok, dekat istana chitralada, dan goverment house yang merupakan kantor perdana menteri thailand. Minggu lalu,saya dan keluarga berkunjung kesana. Tempatnya asri, mempunyai danau di tengah-tengah yang dikelilingi oleh kebun binatang. Kebun binatang ini tidak begitu luas, mungkin masih lebih kecil dari ragunan dan koleksinya juga tidak banyak. Namun bagi anak saya, tempat ini sangat bagus untuk bermain, daripada bermain ke mal.
Apakah tempat ini layak direkomendasikan?…. Lebih bagus ke tempat yang lain aja
.
Ke Thailand tanpa ke Pattaya? bagai makan sayur tanpa garam, Gitu kali ya ungkapan yang tepat untuk menggambarkan bagaimana perlunya pattaya untuk dikunjungi jika berkunjung ke Thailand. Ya, pantai pattaya thailand ini sangat2 terkenal, dan setelah sekian lama tinggal di Thailand akhirnya minggu lalu saya berkesempatan juga pergi ke Pattaya. Kebetulan di minggu ini ada kunjungan dari teman saya di Malaysia Alex dan istrinya Bulan (Lex, nama elo udah gue sebut di blog ya). Alex yang seumuran dengan saya ini kalau ditulis nama lengkapnya Dr. Mohammed Ali Berawi, bekerja sebagai Senior Lecturer di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, dan selain ada juga kunjungan dari Danil, teman SMA dan teman kuliah saya dulu .Dalam rombongan juga ada rekan2 kerja saya di toyota, Pak Ferrul & Kel, Pak Andre & kel, dan sebenarnya keluarga Nuky juga mau bergabung, tapi berhubung si kecil Akhtar lagi kurang sehat di pagi itu, mereka batal berangkat (wah sayang ya ki..elo gak bisa gabung…lain kali yah)…
Di daerah pattaya dan sekitarnya sebenarnya banyal tempat wisata, antara lain sriracha Tiger Zoo, Elephant Village, Rose Garden, Kebun buah Supatra Land, dll. Namun dalam sehari jelas tidak mungkin mengunjungi semua tempat tersebut, akhirnya kita pilih Sriracha Tiger Zoo. Jam 7.30 dengan menggunakan dua shuttle van toyota hiace kita pun berangkat, sekitar dua jam perjalanan, sampailah di Sriracha Tiger Zoo ( cerita komplitnya nanti ya, saya mau cerita tentang pattaya dulu). Selesai dari Tiger Zoo, jam dua-an berangkat ke Pantai Pattaya dan sampai dalam waktu kurang lebih 30 menit. Ada Apa sih di Pattaya, kok sampai terkenal banget…. biasa aja sih… pantai berpasir di pinggir jalan yang lebar pantai ke jalan kira2 cuma sepuluh meter-an. Di sepanjang jalan banyak terdapat hotel-hotel dan tempat clubbing. Pattaya mungkin lebih terkenal karena kehidupan malamnya.. Ada apa lagi di pantai ini?… standard, ada jetski… mandi matahari.. dan kalau mau bisa menyewa boat untuk menyeberang ke pantai atau pulau yang di seberang.
Untuk naik jetski, tarifnya 800 baht per 30 menit, masuk pantainya sih gratis, tapi kalau mau duduk di kursi pantai, kena charge 30 baht per kursi untuk waktu tak terbatas. Yah gak jauh bedanya lah sama pantai2 di Indonesia. Setelah dua jam di Pattaya akhirnya kita kembali ke Bangkok… Bagaimana Pattaya? Pantainya so-so lah, mungkin masih lebih bagus anyer atau tanjung lesung, tapi ya itu tadi , belum ke Thailand kalau belum berkunjung ke Pattaya…
.


Itu adalah sebuah judul film tentang perang dunia ke dua yang didasari oleh novel karangan Pierre Boulle di tahun 1957. Rupanya ini cukup melambungkan nama Bridge of River Kwai, sebuah jembatan kereta api peninggalan perang dunia kedua yang terletak di propinsi Kanchanaburi Thailand. Tertarik dengan hal ini, beberapa bulan yang lalu saya mengiyakan ajakan teman untuk berangkat kesini. Apa aja yang ada disini? Ada beberapa hal yang dijadikan atraksi daya tarik wisata disini :
1. Kanchanaburi, merupakan tempat penghasil cincin dan permata. Anda bisa membeli perhiasan di tolo2 yg terletak di pinggir jalan mulai dari yang paling murah hingga yg mahal.
2. Jembatan River Kwai, sebenarnya ini hanya jembatan kereta api biasa yang sudah tidak dipakai, bagi yang tidak tahu arti historis jembatan ini mungkin merasa tidak ada yang menarij, tapi bagi bule2 eks tawanan perang dunia kedua yang sempat jadi romusha disini, tempat ini merupakan suatu nostalgia yang tidak terlupakan.
3. Saya menginap di Pung Waan hotel resort, yang masuk dalam buku Best Thailand travel bed 2008. Lokasinya di tepi sungai kwai dengan pemandangan yang nyaman dan sejuk. jika malam ada, tawaran paket dinner di restoran terapung yang menyusuri sungai kwai.
4. Jeath War Museum. Tersimpan benda2 dan koleksi foto2 tawanan di sekutu di perang dunia kedua. Mengerikan juga sih… jadi buat yg gak punya kenangan disini..yah biasa aja sih.
5. Naik kereta api untuk melewati jembatan yang dibangun di jaman perang kedua. Nunggunya lumayan lama nih…hampir 2 jam kali…kirain kereta wisata kayak yang di lembah anai atau ambarawa gitu… namun ternyata kereta api biasa…seperti kereta merak-jkt, dan juga bukan kereta khusus… kereta ini mengangkut penumpang biasa…. emang kurang nyaman sih… setelah kurang lebih 30 menit, sampailah di jembatan yang dijanjikan. Sebenarnya mengerikan sih… jembatan di pinggir sungai kwai dan hanya ditopang kayu dari jaman perang dunia ke 2, kalau ambruk gimana yah he..he.. cuma keretanya berjalan pelan sekali… akhirnya setelah 15 menit nyampe juga deh di ujung.
6. Di ujung jembatan kereta berhenti, dan kita pun makan buffet di restoran yg terletak di pinggir sungai kwai… makananya boleh juga sih…
jadi bagi anda yg ingin berwisata ke bridge of river kwai boleh aja… cuma jangan berharap banyak jika tidak punya memori atau kenangan seperti yg dipunyai para veteran di jaman PD 2.


Ini ada email dari dek Alvi (15 Thn) yang akan mau libur dengan papa dan mamanya ke Banngkok. Saya balas disini aja ya, biar pembaca blog yang lain juga mendapat info.
1. Berapa baht dan berapa US $ sebaiknya yang harus dibawa mama saya saat berangkat ke Bkk?
Gak ada yang spesifik berapa…. tergantung kebutuhan.. dan akomodasi… biaya taksi dari bandara ke hotel , biaya hotel..dan kebutuhan lainnya. Untuk makan2 rata2 100 baht sekali makan, kalau belanja kaos thailand rata2 100 baht / pcs, pasmina 150-450/pcs…. jadi silahkan dihitung sendiri ya….
2. Berapa kr2 tarif taxi dr airport ke Hotel Convenient (tiba pk. 19.45?
Coba baca lagi disini ya… yang jelas paling mahal gak lebih dari 500 baht…. buat taksi biasa…kalau naik limousine AOT mulai dari 950 baht sekali jalan.
3. Untuk makan se-hari2 (lunch&dinner), berapa budget per orang? (breakfst sdh dr hotel)
Rata2 100 baht/orang di restoran yang biasa…. kalau yang di pinggir jalan paling 40-50 baht /orang.
4. Membawa kartu ATM/debet/credit card apakah mudah/bisa digunakan di ATM disana?
Untuk kartu kredit Visa dan Master Card bisa digunakan… tapi pastikan dulu sebelum berangkat menelepon bank kartu kredit untuk menginfokana akan berada di Bangkok selama tanggal berapa sampai berapa agar tidak diblokir… Untuk kartu ATM yang berlogo Cirrus atau Alto (kayak Paspor BCA) bisa digunakan dengan fee sekali penarikan sekitar 150 baht… tapi untuk jelasnya mohon ditanyak ke bank anda.
5. Kalau baht kita kurang apa yang harus qta tukar di money changer, IDR atw US$?
Sebaiknya bawa USD aja… kalau rupiah sedikit tempat yang mau menerima dan harganya murah. Tentang baht silahkan baca lagi postingan tentang uang baht disini
6. Mungkin Om Ade bisa kasih suggest tour yang aman, nyaman dan murah sekitar Bangkok dan Pattaya?
Untuk di daerah Bangkok bisa ke Grand Palace, biaya masuknya buat turis 300 baht, kalau mau belanja bisa MBK, Pratunam, Suanlum dll… bisa di baca di post SIghtseeing Di Bangkok.
OK gitu dulu ya… silahkan dibaca2 lagi postingan terdahulu. Semoga membantu.