Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

Bangkok

Layanan Pesan / Booking Hotel

Satu lagi layanan dari adehendra.com, pemesanan hotel bisa dilakukan via situs ini. Lihat kotak berwarna kuning di sebelah kiri, pilih langsung hotel sesuai tanggal kedatangan anda. Layanan ini disediakan oleh adehendra.com bekerja samadengan agoda.

Apa saja yang bisa anda dapatkan :

1. Bisa booking hotel di real time di seluruh dunia.

2. Dapatkan jaminan harga terendah dari Agoda, partner hotel kami.

3. Nikmati kesempatan mendapatkan diskon hingga 60%.

4. Bisa dibayar dengan kartu kredit atau paypal.

Semoga fasilitas ini bisa menambah kenyamanan liburan anda.

Paypal sangat disarankan dalam untuk kenyamanan dan keamanan belanja online , karena anda tidak harus membagi data kartu kredit anda setiap kali berbelanja di internet.

Bagi yang belum mempunyai account paypal, silahkan buat account paypal disini.

Bertapa Dulu

Para rekan, pembaca, pencari informasi tentang bangkok, thailand dan sekitarnya. 

Sudah lama blog ini tidak terupdate, banyak pertanyaan dari para pembaca di kolom komentar yang belum terjawab. Mohon maaf untuk semua itu. Sekarang ini saya ingin menghilang sejenak dari hiruk pikuk dunia perblogan.

Emang ada kalanya kita berhenti sejenak di kala ide-ide mulai mampet, kreativitas menurun dan kebosanan mulai datang.

Dengan menyepi sejenak, diharapkan saya akan kembali lag menulis dengan ide baru dan memberikan info yang lebih baik lagi.

See you again……

Bangkok, Awal Maret 09.

bandara bangkok diblokir demonstran

Situasi yang kurang mengenakkan akhirnya datang juga. Setelah sekian lama para pendemo anti pemerintah berkutat di monumen demokrasi atau sekali-sekali di kantor pemerintahan, sekarang sudah menuju ke objek vital, bandara Suwarnabhumi, Bangkok, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di asia dan beroperasi 24 jam penuh tanpa henti.

Aktivitas ini tentu saja melumpuhkan operasional bandara, hari ini, hampir semua penerbangan dibatalkan, banyak penumpang yang telantar, tidak bisa pergi dan juga tidak bisa keluar bandara karena transportasi diblokir.

Sampai malam ini, situasi masih belum normal. Saya tidak tahu sampai kapan situasi ini berahir, namun yang jelas dengan penutupan bandara selama satu hari, kerugian yang ditimbulkan mencapai puluhan sampai ratusan milyar rupiah. Belum lagi citra Thailand sebagai negara turis akan jatuh di mata international. Pemerintah kerajaan Thailand tentunya tidak akan membiarkan ini berlarut-larut, dan mungkin dalam waktu dekat ini akan mengambil langkah konkret.

Sebagai orang asing yang tinggal di thailand, saya tentu saja tidak begitu nyaman dengan kondisi ini, walaupun di Jakarta kadang situasi pendemo jauh lebih parah, tapi itu masih di negeri sendiri yang tentunya lebih mengenal medan. Dan juga , meskipun saya pemegang kartu SOS, yang katanya bisa memberikan fasilitas sampai dengan evakuasi dengan helikopter, tentu saja saya tidak mau kemungkinan terburuk itu terjadi.

Semoga thailand cepat aman, dan kalaupun ada demo, jangan lagi mengganggu fasilitas publik yang bisa merugikan banyak pihak. Semoga…..

Salam prihatin dariBangkok… akhir Nov 2008

The Bridge on The River Kwai

Itu adalah sebuah judul film tentang perang dunia ke dua yang didasari oleh novel karangan Pierre Boulle di tahun 1957. Rupanya ini cukup melambungkan nama Bridge of River Kwai, sebuah jembatan kereta api peninggalan perang dunia kedua yang terletak di propinsi Kanchanaburi Thailand. Tertarik dengan hal ini, beberapa bulan yang lalu saya mengiyakan ajakan teman untuk berangkat kesini. Apa aja yang ada disini? Ada beberapa hal yang dijadikan atraksi daya tarik wisata disini :

1. Kanchanaburi, merupakan tempat penghasil cincin dan permata. Anda bisa membeli perhiasan di tolo2 yg terletak di pinggir jalan mulai dari yang paling murah hingga yg mahal.

2. Jembatan River Kwai, sebenarnya ini hanya jembatan kereta api biasa yang sudah tidak dipakai, bagi yang tidak tahu arti historis jembatan ini mungkin merasa tidak ada yang menarij, tapi bagi bule2 eks tawanan perang dunia kedua yang sempat jadi romusha disini, tempat ini merupakan suatu nostalgia yang tidak terlupakan.

3. Saya menginap di Pung Waan hotel resort, yang masuk dalam buku Best Thailand travel bed 2008. Lokasinya di tepi sungai kwai dengan pemandangan yang nyaman dan sejuk. jika malam ada, tawaran paket dinner di restoran terapung yang menyusuri sungai kwai.

4. Jeath War Museum. Tersimpan benda2 dan koleksi foto2 tawanan di sekutu di perang dunia kedua. Mengerikan juga sih… jadi buat yg gak punya kenangan disini..yah biasa aja sih.

5. Naik kereta api untuk melewati jembatan yang dibangun di jaman perang kedua. Nunggunya lumayan lama nih…hampir 2 jam kali…kirain kereta wisata kayak yang di lembah anai atau ambarawa gitu… namun ternyata kereta api biasa…seperti kereta merak-jkt, dan juga bukan kereta khusus… kereta ini mengangkut penumpang biasa…. emang kurang nyaman sih… setelah kurang lebih 30 menit, sampailah di jembatan yang dijanjikan. Sebenarnya mengerikan sih… jembatan di pinggir sungai kwai dan hanya ditopang kayu dari jaman perang dunia ke 2, kalau ambruk gimana yah he..he.. cuma keretanya berjalan pelan sekali… akhirnya setelah 15 menit nyampe juga deh di ujung.

6. Di ujung jembatan kereta berhenti, dan kita pun makan buffet di restoran yg terletak di pinggir sungai kwai… makananya boleh juga sih…

jadi bagi anda yg ingin berwisata ke bridge of river kwai boleh aja… cuma jangan berharap banyak jika tidak punya memori atau kenangan seperti yg dipunyai para veteran di jaman PD 2.

Cukur Rambut di Bangkok

Nah ini dia ini… aktivitas yang harus saya lakukan sekali 1,5 bulan… cukur rambut :) . Habis dari SMA sudah kebiasaan dicukur pendek sih 3-2-1… jadi kalau udah panjang dikit..kepala itu kok rasanya berat ya… Menemukan tukang cukur rambut di Bangkok gampang sekali… banyak bertebaran… namun ada satu yang sulit… menemukan tukang cukur yang murah…he..he… rata2 yang saya temui berharga 300-400 baht (90-120rb rupiah)… wah mahal juga ya… emang salon sih… tapi saya di Indonesia cukup membayar 6000 rupiah untuk tukang cukur di kios2 di pinggir jalan….

Akhirnya setelah berburu dan memilih2 salon dan tanya sana sini..akhirnya dapat juga salon yg sekali cukur berharga 150 baht… emang masih 9x cukur di indonesia, tapi lumayanlah lebih murah dari yg lain….