Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

Bahasa Thailand

Belajar Bahasa Thailand

Salah satu cara yang paling gampang untuk survive di negeri orang, ya dengan belajar bahasa penduduk setempat. Begitu juga di Bangkok, mengerti bahasa Thailand akan mebuat hidup jauh lebih mudah. Meskipun Bangkok kota turis, tidak semua penduduknya bisa bahasa inggris. Apakah mudah belajar dalam bahasa thailand mudah? dalam tulisan saya sebelumnya tentang bahasa thailand disebutkan bahasanya susah juga. Memang susah sih, pertama, tulisannya bukan dalam huruf latin, kedua, pengucapan yang tergantung intonasi, ada panjang pendek. Kata orang sih mirip sama bahasa mandarin atau bahasa arab. Jadi bagi anda yang sudah mahir dengan kedua bahasa itu mungkin lebih mudah.  Namun ada sedikit kemudahan, bahasa thailand mirip dengan bahasa indonesia dalam tata susunan kalimatnya, tidak seperti bahasa inggris yang dibalik, maupun dalam struktur waktu, tidak ada past, present, dan future. Berikut beberapa bahasa basic yang mungkin berguna jika anda berkunjung kesini :

1. Sawaddi Kab/Kha = Salam

Sawaddi Kab/Kha merupakan salam jika bertemu seseorang dan tidak bergantung pada waktu. Bisa berarti selamat pagi, siang,sore atau malam. Menurut saya sawaddi kab/kha, seperti Assalamualaikum wr.wb. Kab diucapkan laki2 dan Kha untuk perempuan.

2. Khob Khun Kab/Kha = Terima Kasih

3. Khun = Bapak/Ibu, digunakan untuk memanggil nama depan orang dengan sopan, seperi Pak Suchai=Khun Suchai

4. Phi/Nong = Kakak/Adik

5. Sabai dii Mai = Apa kabar, arti harfiahnya sabai (senang) dii (bagus) mai (gak)?

6. Khotob kha/kab = permisi/maaf (excuse me)

7.  Yin dii tii dai ruu jak = senang bertemu anda

8. Mai Ao = tidak mau

9. Arai = Apa? (Ada apa)

10. Thao Arai = Berapa (harga) –> untuk berbelanja

11. Angka : 1 = neng , 2 = song , 3 = sam, 4= si, 5=ha, 6=ho, 7 = ced, 8 = ped, 9 = kao, 10 =sib, 11=sib ed, 12= sib song, 13=sib sam, 20 = yii sib, 21=yii sib ed, 22 = yii sib song, 30=sam sib, 31=sam sib ed,32=sam sib song, 100=neung roi, 200=song roi,1000=neng phan, 10.000=neng meun, begitu seterusnya.

OK, untuk sementara sekian dulu, dalam tulisan berikutnya akan dibahas bahasa untuk tawar menawar jika anda berbelanja.

Bahasa Thailand Ternyata Susah Juga

Ini persepsi yang salah dari saya tentang Thailand dari dulu. Sebagai sesama negara ASEAN dan letaknya gak jauh2 amat, saya kira bahasa Thailand juga gak beda2 amat sama Indonesia dan Malaysia, jadi kalau tinggal di negeri itu saya akan bisa belajar bahasanya dengan mudah. Ternyata dugaan saya amat-amat jauh meleset dari kenyataan. Thailand adalah negeri yang bahasanya sangat berbeda dengan bahasa Indo atau Malay, dan parahnya lagi, selainnya bahasanya beda, tulisannya juga bukan tulisan latin. Oh My God,…. puyeng deh saya ketika baru nyampe di Bangkok. Mau tau tulisan thailand seperti apa?..kayak bahasa sansekerta, jadi kalau pernah lihat tulisan di prasasati atau candi2 , ya mirip seperti itulah.

Coba lihat gambar di atas. Itu adalah contoh salah satu tulisan di Thailand. Memang sih , sebagai kota turis, di bangkok banyak juga petunjuk dalam bahasa Inggris, tapi tetap aja dalam kehidupan sehari2 banyak menghadapi menemui tulisan2 seperti itu. Kalau belanja di supermarket atau di tempat lain, bon-nya akan dicetak dalam bahasa thailand, saya gak akan bisa ngecek, bon itu benar apa tidak. Di kantor, banyak juga petunjuk, buku, majalah dalam bahasa thailand.

Bahasa Thailand punya struktur mungkin mirip dengan bahasa arab. Suatu tulisan bisa sama dalam bahasa latin, tapi jika salah pengucapannya, maka artinya akan beda, seperti “ma” yang artinya bisa datang, anjing atau kuda. Selain itu orang thailand juga membaca “r” dengan “l”. jika menyebut kata “different” maka terdengarnya ” diffelent”. jadi jika mereka menyebut “leng” dalam bahasa inggris, bisa jadi yang dimaksud “length (panjang) ” atau “range (kisaran)”, jika mereka menyebut “long”, bisa jadi “long (panjang) atau “wrong” (salah), tergantung konteks kalimatnya. Selain itu jika huruf akhir konsonan “s”, maka akan dibaca “t”, seperti bussines, dibaca ” bisnit”, finish dibaca ” finit”. Ya begitulah, awalanya saya susah juga mengerti, lama2 jadi terbiasa juga. He..he…