Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

October, 2009:

Paket Tour Bangkok

Booking Paket Tour  Bangkok Thailand

Banyak cara berkunjung ke Bangkok, Thailand dari Tanah Air. Paket Tour dan Wisata adalah salah satu jalan. Kelebihan ikut tour adalah kita tinggal siap berangkat dan tidak memusingkan akomodasi, transportasi dan itinerary perjalanan, tinggal ikut dan menikmati. Namun ada juga kekurangannya, waktu yang ketat dan tidak fleksibel, tidak bisa customize, dan butuh biaya yang mungkin lebih mahal.

Bagi anda yang ingin lebih bebas dan fleksible dalam memilih paket tour dan wisata, tapi juga tidak mau terlalu dipusingkan dengan akomodasi dan transportasi,mungkin solusi ini patut dipertimbangkan. Apa itu? Hanya mengambil paket tour di Bangkok Thailand saja.

Tiket pesawat, bisa membeli sendiri di airasia.com, untuk hotel, banyak hotel yang bisa dibooking lewat internet. Untuk paket tour dan wisata, juga bisa dibooking lewat internet. Jika anda tertarik dengan paket tour dan wisata di bangkok, silahkan isi form pertanyaan dan akan dibalas secepatnya.

7 Eleven : Penguasa Minimarket Bangkok

Siapa tidak kenal Indomart dan Alfamart? Di Indonesia , outlet dua raja minimarket selalu ada hampir di setiap persimpangan jalan, di pasar, komplek ruko atau tempat – tempat strategis lainnya. Di Bangkok, siapa penguasa toko retail ini? dia adalah 7 Eleven, outlet perusahaan asal jepang ini bertebaran di setiap sudut kota Bangkok, dan buka 24 Jam.

Apa saja yang di jual, item yang dijual sangat lengkap,  hampir sama dengan di Indomaret atau Alfamart, cuma ada tambahan mesin pembuat minauman, seperti kopi, teh dan sebagainya, dan juga menyediakan burger yang siap santap.

Tesco Lotus : Penguasa Hypermarket di Bangkok

Kalau di Indonesia,  ada tiga besar  hypermarket yang mendominasi, Carrefour, Hypermart dan Giant. Di luar tiga besar itu mungkin masih ada yang lain seperti Makro, Farmer Markets, dan lain lain.  Di Thailand, terutama di Bangkok, hypermarket didominasi oleh perusahaan asal Inggris , Tesco Lotus…, kalau di Indoenesia yang ini belum ada yah… :) . Mereka ada dimana-mana, mulai dari Bangkok hingga ke kota kota propinsi. Saingannya yang paling kuat adalah Carrefour, meskipun mulai berkembang cukup cepat, namun jumlah outlet Carrefour masih kalah dibandingkan Tesco Lotus, ada juga Makro dan Tops.

Ada yang menarik kalau kita berbelanja di hypermarket di negeri ini, yaitu jumlah security atau satpam yang bertugas di depan pintu masuk atau pun pintu keluar dekat kasir. Kalau di Indonesia, jumlah securitynya cukup banyak yang mengawasi setiap pembeli yang lalu lalang, bahkan kadang-kadang kita dibuat kesal dengan tingkahnya yang kadang over acting, apalagi kalau alarm pemantau berbunyi.

Di Thailand, tidak ada security yang berjaga di depan pintu atau kasir, mereka hanya standby di posisinya dan jumlahnya juga satu atau dua orang.  Memang ada alarm pemantau untuk pencegahan, namun kalau kita sudah membayar di kasir dan alarm pemantau berbunyi, tidak ada sekuriti yang mendekat untuk memeriksa, kita dengan bebas pergi karena terlihat sudah membayar. Di Supermarket Tops lebih ekstrim lagi, tidak semua counter jualan mereka dikurung oleh ruangan dan kasir, ada counter yang terbuka, dan kalau gampang sekali kalau mau ada yang mencuri, tapi sepertinya aman-aman saja, karena sampai sekarang desainnya tidak diubah.

Apa korelasi jumlah sekuriti dengan keamanan? Para pengelola tentu sudha belajar dari pengalaman, jika jumlha pengaman tidak ketat, berarti selama ini kasus pencurian yang terjadi sangat rendah atau tidak ada.

Salam hangat…