Jalan Jalan & Belanja Ke Bangkok Thailand Rotating Header Image

January, 2009:

Tahun Baru di Bangkok

Ada apa ya dengan tahun baru di Bangkok?.. Itu pertanyaan yang menggantung di kepala ketika tahun 2008 mulai menghilang. Dari info sana sini, ada beberapa tempat yang bisa didatangi, akhirnya diputuskan untuk menghabiskan malam tahun baru di central world. Jam 20.00 saya sekeluarga meluncur kesana. Hmmm… Ternyata ramai banget,jalan yang di depan central world ditutup. Pantes saja tadi sopir taksi tidak mau mengantar kesana, yang akhirnya membuat kami menuju stasiun BTS terdekat untuk menuju ke centralworld.

Cuma acaranya kok rada gak jelas ya, ada apa sih yang membuat orang datang rame2…. setelah semakin lama kerumunan orang semakin banyak, akhirnya kami pun memutuskan pindah ke siam paragon. DIsini acaranya lumayan terstruktur, ada panggung live music. Di Paragon juga gak lama-lama karena gak ada acara yang menarik, jam 22.30, saya pun memutuskan untuk pulang.

Dari Info seorang teman. acara tahun baru di bangkok kali ini tidak ramai karena akan ada pemilihan gubernur bangkok pekan depan, sehingga aparatnya tidak melakukan pesta yang meriah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di bawah dalam versi inggris hasil terjemahan dari Google Translate, gak pas-pas banget sih tapi lumayanlah ya buat ekspansi blog he..he…..

New Year in Bangkok

How is the new year in Bangkok? .. That’s the question hang in the head in 2008 when it began to disappear. From information I can, there are some places that were, finally decided to spend the night in the new year central world. 20:00 hours and the family went there. Hmmm … but the crowd, the road in front of the central world closed.Kenapa the taxi driver does not want to take that, that we finally make the BTS station nearest to go to centralworld.

But what program is not clear, there is what makes people come …. after the old people throng the more, we finally decided to move to Siam paragon. Here the program is structured, there is live music stage. Paragon is also not in the long-time because there are no events, interesting 22:30 hours, I also decided to return home.

Info from a friend. the new year in bangkok this time because there are not interesting bangkok governor election next weekend, so officials do not make the party a rousing as in previous years.

Aku (Tidak) Takut Naik Pesawat?

Di masa kecilku dulu,naik pesawat terbang merupakan impian semua anak-anak di lingkunganku. Maklum, di jaman itu, tidak semua orang bisa naik pesawat terbang karena biayanya yang super mahal. Naik pesawat adalah sebuah kemewahan dan sebuah kebanggaan. Bahkan tanda bagasi yang ada di koper bisa tidak dicopot2, sebagai tanda sang empunya pernah naik pesawat.

Sekarang, dengan menjamurnya penerbangan murah, semua orang bisa naik pesawat, mulai dari orang kaya hingga mahasiswa yg hidup pas2an. Mungkin sekarang sudah jarang orang yang bersedia naik bis non AC selama tiga hari tiga malam, seperti rutinitasku dulu ketika pulang kampung dari Magelang-Payakumbuh atau Rute Bandung Payakumbuh. Bis ALS atau Gumarang Jaya non AC bangku 2-3 yang penuh sesak dengn penumpang dan barang, dan kadang2 masih ditambah pula dengan penumpang gelap di tengah jalan dan dudukdi kursi plastik di bagian tengah.Huuh… aku gak bisa ngebayangin deh, kalau saat ini kembali ke jaman itu.

Apakah semua sudah OK? Nah disini masalah baru mulai muncul, Aku kok sekarang merasa phobia ya naik pesawat. Setiap kali mau bepergian kok selalu ada rasa was-was apakah bisa sampai dengan selamat. Membayangkan besi seberat ribuan ton bisa mengambang di udara, kok bisa. He….he…. kadang kadang sepertinya berlebihan, padahal aku lulusan teknik mesin yang dulu sering megutak2 mekanika fluida yang menjelaskan bagaimana sebuah pesawat bisa mengambang diudara.

Istriku bilang, mungkin ini karena faktor umur yang bertambah, hingga secara psikologinya juga beda, selain itu, mungkin juga karena sering nonton Aircrash Investigation di Discovery Channel. Gak taulah benar apa tidak…..

Apakah phobia inijuga dipengaruhi oleh jenis maskapai yang ditumpangi? Dulu iya, aku merasa lebih safe naik Singapore Airlines (SQ) daripada Air Asia, tapi rasa safe ini jadi hilang karena beberapa waktu lalu aku punya pengalaman buruk terbang dengan SQ, ketika akan mendarat di Changi , tiba2 pilot membatalkan landing, dan langsung mengubah arah dan kecepatan untuk mengudara kembali, wah benar2 deh..pengalaman yg tidak terlupakan.

Jadi Sekarang. Aku (Tidak) Takut Naik Pesawat Terbang :) .

Bangkok, Tahun Baru 2009.